Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

Tentang Rasa

Tentang Rasa Karya: Rita Silvia Tatkala embun pagi menyapa mentari,  hatiku bimbang akan perjuangan. Gelisah tak tentu arah,  gemetar takut terpanah. Terik mentari menyinari bumi,  hangat mengoleskan diri ke samudra. Ketika cakrawala mulai menghitam, menghembuskan angin yang menampar halus pipiku. Aku terbangun dari tempat peraduan, menyaksikan gelapnya malam. Hati menjerit luka, menangis tak bersuara. Tak kuasa menahan sendu, air mata membasahi baju. Ohh Ibu, Ayahku.. Sampai kapankah aku terus mengadu? Perih tak kunjung sembuh, Singgah untuk berteduh.

Inilah Aku Sebenarnya !

Gambar
Munafik, itulah aku.. Mengingatkan orang sholat tapi diri sendiri tidak sholat. Mengingatkan orang mengaji tapi diri tidak mengaji. Mengingatkan orang sedekah tapi diri tidak sedekah. Mengingatkan orang puasa tapi diri tidak Puasa. Mengingatkan orang dzikir tapi diri tidak berdzikir. Mengingatkan orang berhenti ghibah tapi diri sering ghibah. Mengingatkan orang untuk menjadi baik tapi diri belum baik. Mengingatkan orang jangan suudzon tapi diri sering suudzon. Dan masih banyak lagi kekhilafan yang pernah kita lakukan. Berdosa, bertaubat lagi, Bertaubat, berdosa lagi sampai akhirnya kita bosan dengan sendirinya. Lisan... Ia mudah berkata tapi sulit bertindak. Ia mudah memaafkan tapi sulit mengikhlaskan. Mudah berjanji tapi sulit menepati. Karena Lisan tak selamanya sejalan dengan hati. Hati... Lisan berkata A dia berkata B. Mudah didapatkan tapi sulit mempertahankan. Mudah bertindak tapi sulit mempertanggungjawabkan. Diri... Berkali-kali berkata jangan ulangi...