Puisi Balada Cinta Yang Hilang
Balada Cinta Yang Hilang Karya: Rita Silvia Menapaki merahnya senja yang mewarnai cakrawala Di bawah rindangnya pohon bercabang dua Mengayunkan diri di balik utuhnya tali Termenung bisu melihat orbit kehidupan, Wanita itu tak lagi muda Keriput kulitnya menjadi saksi perjalanan kehidupan, Ia sendiri menanti kabar bahagia Dari anak-anaknya yang jauh di pandang mata, Menyendiri tak ada yang menemani Berdiang di rumah yang kini sepi Wanita itu merindukan isak tangis anaknya waktu masih bayi Yang menangis inginkan Asi Kini... Waktu tak seperti dulu lagi Anak yang dulu ia susui tak pernah menemui Suami yang yang dulu selalu menemani Kini jauh di hadapan Illahi Tapi cinta itu masih utuh dalam penantian Aksara yang selalu jadi saksi akan kenyataan Setia bersama menemani kesendirian Hingga nanti akan dipertemukan