Allah Tidak Butuh Ibadah Kita



Bismillahirrahmanirrahim ...
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Taukah teman-teman bahwa ibadah kita bermanfaat untuk diri kita sendiri, bukan untuk Allah sebab Allah tidak butuh kita tapi kita yang membutuhkan Allah. Karena dalam Al-Qur'an yang artinya, 

 "Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu bagi dirimu sendiri. (QS. Al-Isra: 7)

Dari ayat tersebut sudah jelas bahwa yang membutuhkan Allah itu kita, dan ayat tersebut juga berkata bahwa setiap kali kita berbuat kebaikan, itu untuk kita sendiri bukan untuk orang lain. Seperti kata pepatah mengatakan "kejahatan dibalas dengan kebaikan" sebab tidak ada di dunia ini yang sia-sia tergantung cara kita memanfaatkannya.

Terkadang kita sebagai manusia mengganggap bahwa ibadah kita untuk Allah, apa yang kita lakukan itu untuk Allah. Tapi tak banyak yang sadar bahwa sebenarnya ibadah kita untuk diri sendiri, apa sih fungsi ibadah itu? Ibadah itu ibaratkan kita menabung uang recehan yang tak seberapa nilainya tapi berguna, uang recehan jika ditabung lama kelamaan akan bertambah nominalnya dan suatu saat nanti ada masanya uang itu akan kita hitung jumlahnya, bukan kah uang itu kepunyaan kita dan akan untuk kita?

Sama halnya dengan ibadah, beribadah sedikit demi sedikit lama kelamaan akan menjadi bukit. Dan kelak ibadah kita juga akan dihitung banyaknya saat di padang masyar. Ibadah memang tidak terlihat wujudnya tapi bukankah kita bisa merasakan ibadah itu?

Satu perumpamaan lagi, hubungan kita dengan Allah sama seperti mahasiswa dan dosen. Yang membutuhkan dosen itu mahasiswa bukan dosen yang butuh mahasiswa, yang mencari nilai itu mahasiswa bukan dosen. Dengan demikian jika kita tidak mencari dosen apakah menurunkan statusnya sebagai dosen?? Jelas tidak, sama seperti Allah, jika kita terlalu sombong dan enggan beribadah, tidak menurunkan status Allah sebagai Tuhan bukan?

Teman-teman yang dirahmati Allah, kita tau bahwa hidup di dunia ini hanya sementara tapi sudahkan kita menabung untuk bekal akhirat nanti? Dunia ini ibaratkan fatamorgana yang sangat indah, tapi keindahan itu tidak bisa dimiliki. Bahkan untuk melihatnya saja harus dari kejauhan, sebab jika dilihat dari jarak dekat fatamorgana itu akan hilang. Karena tidak ada yang di dunia ini kekal abadi. Sekaya apapun kita, sekuat apapun kita itu juga tidak akan bertahan lama. Siklus manusia itu diibaratkan sekuntum bunga, bunga itu ada saatnya ia mengucup, menggembang dan layu.

Sama halnya dengan manusia ada saatnya manusia kuat dan ada saatnya manusia jatuh sakit.  Manusia paling lama umurnya 63 tahun selebihnya bonus dari Allah, kalau sekarang umur kita 18 tahun coba bayangkan jika di usia 63 nyawa kita dicabut, umur kita hanya tersisa 45 tahun lagi, jangan berfikir 45 itu masih lama. Revolusi waktu jika dijalani tidak terasa, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari.

Lalu bagaimana dengan bonusnya? Wallahu a'lam bi shawab semua itu rahasia Allah, kita tidak tau sampai kapan kita bertahan bisa jadi besok atau bahkan nanti nyawa kita akan dicabut oleh malaikat yang diperintahkan Allah. Jadi bisakah kita menyiapkan amal ibadah kita dalam waktu yang sesingkat itu?

Saya menulis ini bukan karena ibadah saya lebih banyak, bukan karena saya lebih taat, bisa jadi teman-teman yang lebih kuat ibadah ketimbang saya tapi saya menulis ini saya ingin mengajak teman-teman untuk bersama kita memperbaiki ibadah kita, memperbanyak ibadah kita. Karena kematian itu datangnya tanpa diduga-duga seperti dalam surah Ali Imron:185 yang artinya "Semua yang bernyawa pasti akan merasakan mati".

Teruslah menebar kebaikan karena kita tidak tau ada berapa banyak orang yang berubah karena melihat postingan atau kebaikanmu, walau sejatinya kita belum baik tapi kita sudah belajar jadi orang baik .

Semoga bermanfaat untuk muhasabah diri, jangan lihat siapa yang mengatakan tapi dengar (lihat) apa yang dikatakan, jika ada yang benar dari tulisan ini datangnya dari Allah jika salah semata-mata dari saya sendiri,saya akhiri

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh😊
Takbir☝ (Allahu Akbar)

Komentar

  1. Setelah membaca artikel ini saya langsung berubah seketika dan saya berubah menjadi manusia yang lebih baik karena itu artikel ini sangtlah membantu saya .saya harap dengan adanya artikel ini ada banyak orang yang akan merasakan dampak yang sama seperti yang saya rasakan

    BalasHapus
  2. Alhamdulilah sangat bermanfaat semoga berkah dan lanjutkan menulisnya😊

    BalasHapus
  3. Tulisan yg lumayan untuk memotivasi diri. Teruslh menebar kebaikan di muka bumi. Salam santun

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa Kita Dihadapan Allah

Tentang Rasa

Kenapa Istiqomah itu susah?