Mungkin Ini cara-Nya!




Ketika kita merasa bahwa kehidupan ini terasa semakin berat, bisa jadi itu cara Allah menambah rasa kasih sayang-Nya pada kita. Sebab dari ujian yang Ia berikan adalah hanya untuk menambah keimanan kita. Pernah sesekali kita berfikir dan bahkan mengeluh apa yang terjadi, rasanya jika sekali saja kita merasa ini ujian, maka ujian itu terasa semakin berat. Jangan anggap yang Allah berikan itu membebani diri kita, sejatinya Allah-lah lebih tau melebihi apapun. 

Adakah cara agar kita kuat dengan ujian yang Allah berikan? Cobalah untuk berfikir sebelum bertindak, cobalah agar lebih tenang dan berwudhu lah, agar suasana hati kita dapat di kontrol. Artinya setiap manusia pasti dan akan mengalami fase ujiannya masing-masing, terlepas dari itu semua yang Allah lihat tak lain dan tak bukan ialah Kesabaran kita. Tak mengapa jika kita ingin menangis, karena sesungguhnya menangis itu juga akan membuat kita tenang. Jika kita sudah mengeluarkan air mata yang mungkin tidak berharga itu, dalam hati kita yang sebelumnya merasakan gundah-gulana, namun setelah menangis kita merasa sedikit lebih baik. Tapi jangan sampai menangis hingga membenci apa yang Allah tetapkan, karena kita tidak berhak atas itu. 

Banyak cara yang Allah lakukan agar kita senantiasa mengingatnya, yang mungkin semua itu tidak kita sadari. Bahkan saat yang paling hina bahwa kita tidak peka adalah ketika Allah bangunkan kita di tengah malam untuk sholat tahajud. Barangkali dengan cara yang sedikit menyadarkan kita Allah lalukan agar kita semakin mengingat-Nya.  Nyatanya bukan kita semakin sadar, malahan kita nanya balik kepada Allah, “Ya Allah ujian apa lagi ini?”, “Ya Allah apa yang sebenarnya terjadi?”, “Ya Allah salah apa aku ini?”.

Sadarlah! Karena selama ini kita terlalu sering berfikir mengunakan unconsius yakni alam bawah sadar kita. Sama halnya kita membeli sesuatu yang kualitasnya baik, orang lain bisa menggunakan dengan baik. Kita malah menyalahkan pencipta sesuatu itu, bukan diri kita. Jangan salahkan Allah tapi salahkan dirimu sendiri. Belajar lah peka bukan hanya pada manusia, tapi juga pada Allah Swt yang senantiasa bersama kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa Kita Dihadapan Allah

Tentang Rasa

Kenapa Istiqomah itu susah?