Jalan Kerinduan

Sepanjang jalan ini...
Banyak hal yang aku saksikan dengan mata kepalaku sendiri,
Banyak kejadian yang terkadang membuatku takut dan berhati-hati,

Aku tidak tau apakah yang kejam itu jalannya, atau diri kita sendiri...
Terkadang ada beberapa diantara mereka yang berguling-guling disana serta meninggalkan cairan merah kental.
Aku takut, aku berlindung dibawah kekuatan Illahi, yang seringkali menghindarkan ku dari marabahaya.

Akan tetapi...
Di balik jauhnya perjalanan pulang, aku merasa dekat dengan kampung halaman.
Aku sering bernostalgia dengan suasana hati, dengan melihat satu persatu orang yang melintas di hadapan ku.
Jadi tak heran, ada yang aku anggap menyerupai orang terdekat ku.

Sebenarnya aku lelah...
Tapi lelahku tak selelah Ayah Ibuku.
Ingin rasanya diri ini berteriak sekeras-kerasnya,
agar apa yang aku rasakan juga dirasakan orang lain.

Namun kenyataannya...
Aku hanya di ibaratkan bicara didalam air,
Bahkan jika aku berteriak sekalipun tidak ada yang dapat mendengarkan ku.

~Air Mata Pendosa



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa Kita Dihadapan Allah

Tentang Rasa

Kenapa Istiqomah itu susah?