Assalamualaikum Wr. Wb
Kenapa harus menjadi baik?
Mungkin kerap kali kita dengar pertanyaan demikian, apalagi ketika kita baru saja dijahatin lalu kita diam, terlebih saat kita tidak punya niatan untuk membalas kejahatan, malah kita balas dengan kebaikan.
Banyak yang mengundang tanya penasaran akan diri kita, yang seakan-akan tanpa perlawanan. Sebenarnya jawaban itu mudah saja, tak perlu dalam bernalar, tak perlu lama mengevaluasi.
Ketika kita pernah dijahatin walaupun hanya sekali, mungkin pernah menyimpan rasa benci, dan tak ingin terulangi. Tapi ini bukan masalah benci atau tidak nya, melainkan masalah kenapa.
Yakin saja pada diri sendiri, perhatikan untaian ayat cinta berikut ini,
ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌ
“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia” (QS. Fushilat : 34).
Udah.. Mulai sekarang jangan perdulikan orang yang banyak bicara, teruslah berbuat kebaikan walaupun ada banyak yang tak menyukai mu, baik itu melalui postinganmu, perangai mu. Biarkan saja mereka berkata sesuka hati, ada masanya mereka harus malu dengan perkataan nya, ada masa juga mereka lelah berkata.
Teruslah berbuat kebaikan sekecil apapun itu, karena kita tidak tau kebaikan mana yang akan membawa kita kesurga. Omongan mereka, perkataan mereka walaupun menyakitkan tapi jadikan itu sebagai suatu motivasi untukmu terus semangat. Perkataan orang tentang mu sama halnya pupuk, walaupun busuk tapi menyuburkan.
Kamu juga tidak akan rugi jika kamu berbuat baik pada orang jahat, karena sejatinya apa yang kita lakukan itu kelak akan kembali kepada diri kita lagi. Contoh saja, hari ini kamu menanam singkong, seminggu kemudian kamu sudah bisa memetik daunnya. Apa artinya? Karena apa yang kita tanam itulah yang kita tuai. Dan sejatinya di dunia ini tidak ada yang jahat, hanya saja mereka tidak mau berbuat baik, karena Allah itu tidak menciptakan orang jahat, tapi kita yang menjadikan diri kita jahat.
Gimana masih ada niatan ingin membalas kejahatan? Apa? Tidak?
Alhamdulillah... Semoga bisa istiqomah ya :)
Seperti kata Rasulullah
بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
Wassalammu'alaikum Wr, Wb.
Nice
BalasHapusLanjutkan 😊
Syukron kak😊
Hapus